SHOLAT TARAWIH, 20 ATAU 13 RAKAAT

Diposkan oleh Label: di


Ada komentar menarik dan toleran dari Ibnu hajar Al-Atsqolany dlm Fathul Bari, ketika membahas ttg dalil2 bilangan rakaat tarawih tersebut :

والجمع بين هذه الروايات ممكن باختلاف الأحوال ، ويحتمل أن ذلك الاختلاف بحسب تطويل القراءة وتخفيفها فحيث يطيل ا
لقراءة تقل الركعات وبالعكس ، وبذلك جزم الداودي وغيره ،

Mengkompromikan antara riwayat2 tersbut (riwayat yg menyebutkan 11 dan 23 raka’at) sangat mungkin, dgn membawa pemahaman kita bahwa mereka yang melaksanakan shalat tarawih tersebut dilihat dari kondisinya. Kita bisa memahami bahwa perbedaan jumlah raka’at tersebut dikarenakan kadangkala bacaan tiap raka’atnya panjang dan kadangkala pendek. Ketika bacaan tersebut dipanjangkan, maka jumlah raka’atnya semakin sedikit. Demikian sebaliknya. dan ini ditegaskan oleh Ad Dawudi dan yang lainnya.

Lengkapnya silahkan baca disini : http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=52&ID=3679

Sedangkan dalam madzhab Syafi'i memilih 20 rakaat, seperti yang fatwakan oleh Imam Asy-Syuyuthi dalam Al-Hawi lil fatawa:

ومذهبنا أن التراويح عشرون ركعة لما روى البيهقى وغيره بالإسناد الصحيح عن السائب بن يزيد الصحابي رضي الله عنه قال كنا نقوم على عهد عمر رضي الله عنه بعشرين ركعة والوتر -هكذا ذكره المصنف واستدل به

Dan dalam madzhab kita (syafi'iyah) menyatakan sesungguhnya shalat tarawih itu dilakukan berjumlah 20 rakaat. hal ini berdasarkan pada hadits nabi yang diriwayatkan Imam Baihaqi dengan sanad Shahih, dari Saib bin Yazid ash-Shahaby, ia mengatakan : kita mengerjakan shalat tarawih pada masa Umar bin Khaththab dengan 20 rakaat ditambah witir.

Lengkanya silahkan rujuk kitabnya : http://islamport.com/w/ftw/Web/904/517.htm
Post a Comment

Back to Top